Koran Baru

 

  • Doc. Foto : Noerdiansyahheri


Loper jalan kaki 

Harga angkot naik lagi

Ngambil barang cuman sebagian

modal habis ga karuan.


Depan langganan.

Koran baru ku lempar

Berita hangat, bau dan pekat.

Cerita pegat cinta simamat.


Rindu dulu hanya tinggal abu

Tangisan merdu yang mengadu.

Orang-orang malu tak mau mengaku.

Siapa korban, koran , dan kotoran


Cinta seorang loper koran

Sampai lempar barang sediri

Dia tak tahu menahu begini

Cinta yang asik, berita yang berisik.



With Pai, Senin 01 Juni 2025

Belakang Kamar berisik.

Share:

Menuju surga yang engkau janjikan

 



Tinggalkan sejenak
Kembali menuju jati diri
Manusia suci
Putih bersih

Malam kini kita sambut
Bulan penuh pelajaran
Syetan angkuh dalam kesendirian
Belenggu, nafsu kita tinggalkan

Hanya ada satu jalan
Menuju surga yang engkau janjikan
Hanya ada satu kebaikan
Kembali kepada jalan pengorbanan

Hilang dahaga dalam kerongkongan
Manahan haus, lapar tak karuan
Hanya ada satu jalan
Taubat ku kini, ku persembahkan

09,Januari 2021

Share:

Motor tua yang penuh sejarah

 

Doc. Gambar. | Mojok.com



Hidup ku yang penuh rintangan

Tak usang gemerlap jalanan

Hadapi semua kenyataan

Walau luka berbalut senyuman


Kutinggalkan orang dirumah

Hidupkan mesinku yang indah

Meski karat tak semanis dilidah

Motor tua yang penuh sejarah

Ea..

Ea....

Eo...

Ea...


Pegat rantai motor ku......

Siap kaki kawan ku..

Bekel tutup, tak jemu....

Siap jalan, melaju....


Share:

Come on, Will be to love

 

doc :. //m.dw.com/id/etiopia/t-45539339







Surrender fo me...

Surrender fo all in the world

And give up for me

And give up for all in the world
My Palestine when you can fredoom
My Etopia when you can happen
And my countryPapua have you can fredoom.

Salam Gaza , .. uu
Come on ,will be to love
Salam Etiopia,... uu
Come on , Will free to hope
Salam Papua.,uu
Come on, Will freedom all love
And  I know, no body to care with you.

Salam Gaza , .. uu
Come on ,will be to love
Salam Etiopia,... uu
Come on , Will free to hope
Salam Papua.,uu
Come on, Will freedom all love
But I know, no body to heart with love

Share:

Tarian langit

Doc. Seni Tari Isbi | Potografer : Heri Nurdiansyah





Angin berhembus

 Ilalang manis,
 Terbawa angin
Tenangkan jiwa

Tarian langit,
 Merasuki Sukma
 Membawa senyum 
Mengolahrasa

Musik berdendang
Hentakan kaki
Gemulai tangan
Badan meliuk

Tatap matanya
Lupakan semua
Amarah belaka
Yang tak pernah lupa


 Menari dilangit tak pernah ada luka.

 Menari dibumi hilanglah semua Sukma.

 Menari dilangit tak kan habis cerita

 Menari dibumi hanya tinggal cerca

Langit bebas penuh dengan rasa

 Langit luas penuh dengan asa

 Bumi terpuruk membawa semua duka.

 Bumi terkungkung menampakan dirinya

 


Share:

DOA

 




Keningimu Yang Dahulu Aku kecup

Menampakkan barisan kisah yang tak terlupakan

Kesalahan dalam memahami

Seolah kau tak mau menemuiku


Orang bijak selalu berkata

Aku jauh, engkau jauh

Padalahal hanya pinta yang kau terima

Tentang nikmat mana lagi yang telah aku lupa


Gelap bagaikan malaikat yang menemani

Terang adalah kemunafikan yang kusadari

Manusia berdoa dengan cinta

Burung pun berkicau dengan cinta


Gelap bagaikan malaikat yang menghampiri

Terang adalah kebohongan dalam diri

Manusia berharap dengan rasa

Namun doa tetap milik bersama


Share:

Demokrasi Murni




Kita hidup di negeri ini

Melihat kenyataan tanpa pamrih

Rakyat tersenyum dalam mimpi

Terbangun lelah, penuh lirih.


Kemenangan hak yang fana

Air larut entah kemana

Aku hijau, merah dan kuning

Membuat dosa, padi menguning.



Demokrasi ...

Milenium baru penuh aksi

Demokrasi...

Orang tua gak bijaksana

Demokrasi....

Murni punya air susu

Demokrasi...

Suci punya tetap satu.

Share: